kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF PBNU : MENYOAL SISTEM ZONASI PPDB 2018

LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF PBNU : MENYOAL SISTEM ZONASI PPDB 2018
Jakarta,12 juli 2018 Ma'arif-NU Online,- Sistem zonasi kembali diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebagaimana tertuang dalam Permendikbud No. 14 Tahun 2018. Dengan sistem ini, pemerintah, melalui Kemendikbud, hendak memastikan bahwa proses pemerataan kualitas dunia pendidikan berjalalan dengan baik. Dengan sistem ini, selain diharapkan dapat mencegah praktik jual beli bangku sekolah, juga dapat memudahkan pemerintah untuk melakukan pemetaan anggaran pendidikan, populasi siswa dan tenaga pengajar.

Hal terserbut di sampaikan oleh Ketua LP Ma'arif NU PBNU Kyai Arifin Junaidi dalam siaran Persnya hari ini Kamis (12/7)

lebih lanjut di jelaskan, bahwa pelaksanaan sistem zonasi tersebut menuai banyak kritik dari masyarakat. Orang tua siswa banyak yang gelisah dan waswas akan keberlangsungan pendidikan anak-anaknya karena khawatir tidak tertampung oleh sekolah yang dituju. Keluhan mereka yang menonjol adalah daya tampung sekolah yang terbatas. Belum lagi, adanya ambisi para orang tua siswa yang masih berpikir untuk berburu sekolah yang dianggapnya favorit. Situasi ini, baik langsung atau tidak langsung, telah memicu penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) agar dapat diterima di sekolah yang dituju. Bahkan, hal lain yang patut disayangkan, orang tua sengaja melakukan perubahan dokumen kependudukan anaknya, seperti Kartu Keluarga (KK) dn seterusnya. Jika seperti itu dibiarkan, selain membiarkan praktik kecurangan, juga dikhawatirkan mengganggu dan merusak karakter siswa itu sendiri.

Oleh karena itu, Lembaga Perndidikan Ma'arif NU, Menyikapi permasalahan seputar kebijakan Sistem Zonasi PPDB tersebut, dan memandang perlu menyampaikan beberapa pernyataan sebagai berikut:

1. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengapresiasi komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia secara lebih terukur.
2. Oleh karena itu, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU juga menghimbau pemerintah agar dapat memastikan bahwa sistem zonasi PPDB ini dapat memberikan ketenangan kepada masyarakat, yakni keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka juga tetap dijamin sehingga praktik-praktik kecurangan untuk dapat tertampung di sekolah bisa dihilangkan.
3. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU juga menghimbau pemerintah untuk terus memastikan bahwa pendidikan yang berkualitas itu adalah hak seluruh rakyat. Sebab, pada hakikatnya pendidikan berkualitas itu adalah hak kita semua, baik golongan yang mampu maupun yang kurang mampu. Maka pemerintah berkewajiban untuk mempersiapkan berbagai fasilitas pendidikan berkualitas secara merata.
4. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU juga mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memenuhi standar nasional pendidikan merata di seluruh sekolah dan membangun sekolah-sekolah negeri baru di wilayah-wilayah zonasi yang sekolah negerinya masih minim atau tidak tersedia.
5. Karena sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih memiliki sejumlah kelemahan maka LP Ma’arif NU menghimbau pemerintah dan lembaga-lembaga terkait lainnya untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh. Kondisi-kondisi lapangan di berbagai daerah dan permasalahan yang timbul dari kebijakan sistem zonasi ini perlu mendapat perhatian serius sehingga tahun depan permasalahan yang sama tidak muncul lagi.
6. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU juga mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi yang lebih massif terkait sistem zonasi ini agar dinas-dinas pendidikan dan masyarakat memahami kebijakan sistem zonasi PPDB secara lebih komprehensif.
7. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU juga menyayangkan sikap para orang tua siswa dalam merespon sistem zonasi PPDB ini dengan melakukan praktik penyalahgunaan SKTM, dan bahkan melakukan perubahan-perubahan dokumen kependudukan hanya karena keinginan agar anak-anaknya dapat tertampung di sekolah yang dituju. Oleh karena itu, LP. Ma’arif NU menghimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak menyikapi permasalahan ini demi perbaikan kualitas lulusan pendidikan di Indonesia secara keseluruhan. ,

Demikan, sebagaimana kata Kyai Arifin Junaidi


Tag:

Related Images

  • LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF PBNU : MENYOAL SISTEM ZONASI PPDB 2018

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one!

Post Comment

Only registered users may post comments.
There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.